Formula E Bisa Membahayakan Nama Presiden Jokowi?

Stafsus Mensesneg Bantah Lokasi Formula E Ditentukan Jokowi - YouTube

Surfing-games.net – Ahmad Sahroni sebagai Anggota DPR RI  menyatakan bahwa Sekjen DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dea Tunggaesti yang meminta dia mundur sebagai Ketua Pelaksana Formula E Jakarta 2022. Sahroni hanya menyebut salam hangat untuk Dea Tunggaesti yang telah memintanya mundur. “Salam hangat buat Sekjen PSI ya,” kata Sahroni saat dihubungi melalui pesan singkat, Rabu (1/12/2021).

Menurut Dea, langkah Sahroni membahayakan nama Presiden Joko Widodo disebabkan Formula E dianggap mempunyai banyak masalah. “Formula E sedang diselidiki KPK. Eh, panitia malah minta bertemu Presiden Jokowi. Hal itu tidak layak dilakukan, baik secara politis dan etis. Langkah-langkah mas Sahroni membahayakan Pak Jokowi,” kata dia. Ahmad Sahroni selaku Sekjen Ikatan Motor Indonesia (IMI) ditunjuk sebagai ketua pelaksana event balap mobil listrik internasional Formula E atau Jakarta E-Prix.

Anggara mengatakan sehari kemudian atau pada 22 Agustus 2019, Dispora meminjam uang ke Bank DKI sebesar 10 juta poundsterling atau Rp180 miliar agar membayar termin pertama commitment fee acara Formula E yang bakal dilaksanakan tahun 2020.

Baca juga: Ronaldo Sukses Cetak Gol ke-800

“Baru kali ini ada gubernur bela-belain utang demi mengadakan acara balapan mobil, bukan untuk hal yang mendesak seperti membayar gaji pegawai atau mengatasi bencana banjir,” kata Anggara dalam keterangan tertulis, Senin (8/11).

Di sisi lain, Anggara menerangkan, pada akhir 2019, Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta sudah siap membayar Rp160 miliar untuk pembebasan 118 bidang tanah di bantaran Sungai Ciliwung yang berlokasi di Kelurahan Pejaten Timur, Tanjung Barat, Cililitan, dan Balekambang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *