Evaluasi 5 Pertandingan Terakhir PSM di BRI Liga 1: Penampilan Tidak Konsisten tetapi Stabil di Papan Tengah

Evaluasi 5 Pertandingan Terakhir PSM di BRI Liga 1: Penampilan Tidak Konsisten tetapi Stabil di Papan Tengah – PSM Makassar hanya bermain imbang tanpa gol Lawan Persikabo 1973 pada pertandingan minggu kesembilan BRI Liga 1 di Stadion Maguwoharjo, Selasa (26/10/2021). Hasil ini membuat Skuad Juku Eja tertahan di papan tengah klasemen sementara BRI Liga 1, sekaligus menunjukkan inkonsistensi penampilan dalam lima pertandingan terakhir. Di mana tim kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan itu hanya mengoleksi satu kemenangan, dua imbang, dan menelan dua kekalahan.

Pada sesi jumpa media selepas menghadapi Persikabo, pelatih PSM Makassar, Milomir Seslija, berkilah pencapaian sementara tim asuhannya terbilang lumayan. Milo, sapaan akrabnya mengingatkan sejak awal musim, PSM memang tidak masuk daftar tim yang diunggulkan. Tim Juku Eja sempat mencuri perhatian dengan tampil bagus menghadapi lawan kuat seperti Persib Bandung, Arema FC, dan Bali United. Namun belakangan, performa mereka mulai melempem. “Penampilan pemain terkesan antiklimaks justru ketika kami lebih diunggulkan memenangkan pertandingan. Ini akan menjadi bahan evaluasi buat menghadapi pertandingan selanjutnya. Tapi, saya tegaskan, ini hal yang wajar buat sebuah tim yang tengah berproses,” kata Milo.

Seperti diketahui, PSM Makassar mengalami kekalahan dari dua tim asal Kalimantan yakni Barito Putera (0-2) dan Borneo FC (1-2). Terutama, striker Anco Jansen yang tidak lagi menjebol gawang lawan setelah terakhir melakukannya ke gawang Persik Kediri pada pekan keempat. Total koleksi gol Jansen pada musim ini baru tiga dari delapan penampilan sebagai starter. Dia hanya absen ketika PSM mengalahkan Bali United dengan skor 2-1 pada pekan kelima. Begitu pun dengan Ilham Udin Armaiyn yang keran golnya juga terhenti setelah menjadi penentu kemenangan PSM atas Persik.

Padahal, eks Timnas Indonesia U-19 itu sempat mencuri perhatian berkat golnya ke gawang Arema FC dan Madura United pada dua pertandingan awal PSM musim ini. “Sudah saatnya Jansen dan Ilham dievaluasi dan memberi kesempatan kepada pemain lain unjuk kemampuan sebagai starter,” tegas Mirdan. Milo pada berbagai kesempatan selalu pasang badan bila pemainnya mendapat kritikan. Menurutnya, pencapaian sementara PSM Makassar saat ini adalah kerja keras seluruh pemain. “Saya juga tidak ingin menyalahkan satu atau dua pemain bila PSM tampil tidak optimal.

Bagi saya, kalah atau menang adalah hasil yang harus dipikul bersama,” kata Milo. Termasuk menjawab kritikan yang ditujukan ke Jansen. Di mata Milo, eks NAC Breda itu sudah berusaha tampil baik di setiap pertandingan. “Jansen hanya tidak beruntung ketika mendapatkan peluang. Ini tugas saya dan tim untuk membantunya kembali mencetak gol buat PSM,” tambah Milo yang pernah menangani Persib Balikpapan, Madura United, dan Arema FC ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *