Mo Salah dan Mane Bentuk Rivalitas Saling Menguntungkan

Mo Salah dan Mane Bentuk Rivalitas Saling Menguntungkan – Dua bintang Liverpool, Mohamed Salah dan Sadio Mane, diyakini membentuk rivalitas yang saling menguntungkan seperti Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Mohamed Salah dan Sadio Mane kompak mencetak gol untuk Liverpool dalam pertandingan pekan kedelapan Liga Inggris 2021-2022 melawan Watford. Dalam pertandingan di Stadion Vicarage Road, Sabtu (16/10/2021) malam WIB, Mohamed Salah dan Sadio Mane membawa Liverpool meraih kemenangan dengan skor 5-0 atas Watford. Pada menit ke-9, Mo Salah membantu Sadio Mane mencetak gol untuk membuka keunggulan Liverpool.

Berkat satu lesakan ke gawang Watford, Mane membukukan rekor pribadi 100 gol di Premier League. Mane berhasil meraih pencapaian tersebut satu bulan setelah Mo Salah memecahkan rekor yang sama saat mencetak gol ke gawang Leeds United pada matchday keempat Liga Inggris 2021-2022, 12 September 2021. Sementara itu, Mo Salah baru mencetak gol ke gawang Watford pada menit ke-54 berkat assist Roberto Firmino. Pemain berpaspor Mesir itu kini telah membukukan 104 gol di Liga Inggris.

Adapun kemenangan Liverpool atas Watford disempurnakan dengan tiga gol Roberto Firmino pada menit ke-37, 52′, dan 90+1′ Penampilan Mo Salah dan Mane dalam pertandingan lawan Watford itu jadi sorotan mantan pemain Chelsea, Tony Cascarino. Tony Cascarino percaya bahwa Mo Salah dan Sadio Mane telah saling memacu untuk terus berprestasi sejak mereka menjadi rekan satu tim pada tahun 2017. Pria yang memutuskan gantung sepatu pada tahun 2000 itu menilai, Mo Salah dan Mane memiliki rivalitas yang sama seperti Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.

Keduanya saling mendorong satu sama lain untuk menjadi pemain yang lebih baik. “Mereka merasa seperti mereka saling menantang sepanjang waktu,” kata Cascarino. “Mereka bersaing satu sama lain dan ada sedikit persaingan di mana mereka berdua saling mendorong satu sama lain.” “Kita berbicara tentang Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi yang saling memacu, saya pikir keduanya telah melakukannya di klub yang sama satu sama lain.” “Saya pikir mereka berdua ingin mencetak skor satu sama lain.” “Tapi gol Mane, Anda pikir dia mencetak 100 gol tanpa penalti. Itu cukup spektakuler,”katanya lagi.

Adapun rivalitas Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi sudah berlangsung selama satu dekade lebih. Pada 2019, Ronaldo sempat mengakui bahwa dirinya terpacu untuk tampil lebih baik karena Messi. Ronaldo lalu mengatakan, rivalitasnya dengan Messi adalah hal yang wajar di dunia olahraga. CR7 pun menginginkan persaingan secara sehat dengan La Pulga. “Saya tidak ragu bahwa Messi telah membuat saya menjadi pemain yang lebih baik dan sebaliknya,” kata Ronaldo.

“Ketika saya memenangkan trofi, itu harus menyengatnya dan itu sama bagi saya ketika dia menang.” “Saya benar-benar mengagumi karier dia (Messi), dia telah menyatakan kekecewaan ketika saya meninggalkan Spanyol karena itu adalah persaingan yang dia hargai.” “Itu persaingan yang bagus tapi bukan satu-satunya, Michael Jordan juga punya rival-rival di bola basket, kemudian Ayrton Senna dan Alain Prost di Formula 1.” “Kesamaan yang mereka punya adalah bukti bahwa mereka adalah bersaing secara sehat,” katanya lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *