Meskipun Cedera Arif Satria Terpaksa Main Kontra Borneo FC, Ini Penjelasaanya!

Meskipun Cedera Arif Satria Terpaksa Main Kontra Borneo FC, Ini Penjelasaanya! – Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso, secara mengejutkan menurunkan Arif Satria saat timnya melawan Borneo FC di pekan pertama BRI Liga 1 2021/2022, Sabtu (4/9/2021). Padahal, Arif saat itu masih dalam kondisi cedera. Aji mengakui bahwa pemainnya itu belum dalam kondisi kebugaran maksimal di pertandingan tersebut. Tapi, dia punya alasan khusus memberi kesempatan kepada mantan bek Persela Lamongan itu. “Kalau seratus persen, belum, karena memang situasinya kemarin memaksa Arif untuk main. Tidak ada stok stopper lagi selain Arif. Saya kemudian mendorong Rian (Rachmat Irianto) ke depan,” kata Aji Santoso.

Arif Satria baru masuk pada menit ke-56 menggantikan Frank Rikhard Sokoy. Dia kemudian menempati posisi bek tengah yang sebelumnya dihuni Rachmat Irianto dan berduet dengan bek Rizky Ridho. Rian kemudian menjadi gelandang bertahan dan cukup memberikan dampak positif. Persebaya Surabaya mampu memperkecil ketinggalan meski akhirnya tetap gagal meraih poin. Pertandingan Borneo FC lawan Persebaya Surabaya di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (04/09/2021) WIB. Tiga gol Borneo FC masing-masing disumbang oleh Muhammad Sihran (8’), Terens Puhiri (49’), dan Guy Junior (61’). Sedangkan satu gol balasan Persebaya dicetak oleh Ricky Kambuaya di menit ke-76. “Menurut saya cukup berhasil meskipun kami kalah tapi sempat memperkecil ketinggalan. Dengan perubahan taktik yang saya lakukan persebaya bisa memperkecil kekalahan,” kata Aji Santoso.

Sebenarnya, problem kekurangan stok pemain belakang ini terjadi lantaran Persebaya tidak bisa menurunkan pemain asing akibat terkendala vaksinasi. Alhasil, bek asing Alie Sesay terpaksa hanya menonton pertandingan ini. Lahirnya gol pertama juga menjadi sorotan bahwa pertahanan Persebaya masih rapuh. Seharusnya, keberadaan Alie Sesay yang notabene pemain jebolan Liga Inggris bisa menjadi solusi. “Evaluasi kami di pertahanan, terutama gol pertama yang menjadi fokus kami. Seharusnya gol pertama itu tidak perlu terjadi. Harusnya pemain belakang secepatnya mengantisipasi,” kata Aji Santoso. “Semua nanti akan kami evaluasi, baik garis belakang, garis tengah, maupun garis depan. Kami melakukan evaluasi dan nanti akan diperbaiki,” kata pelatih asli Malang tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *