Manfaat Minuman Herbal Serbuk, Apakah Kandungan nya Sama?

Manfaat Minuman Herbal Serbuk, Apakah Kandungan nya Sama? – Di saat pandemi seperti saat ini, minuman herbal untuk menjaga imunitas ramai dijual di pasaran. Minuman sebangsa jamu biasanya diracik langsung sesaat sebelum diminum oleh pembeli. Perkembangan zaman membuat minuman herbal muncul dalam bentun serbuk atau instan, seperti jahe serbuk, kunyit serbuk, atau jamu-jamu lainnya. Hal itu dinilai lebih praktis karena lebih tahan lama dan bisa diminum di mana saja.

Ini Sejarah Jamu Lantas, apakah minuman herbal serbuk masih sama manfaatnya dengan minuman herbal biasa? Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI) Inggrid Tania menjelaskan, minuman dari serbuk bukan berarti tidak asli. “Itu bukannya tidak asli, tetapi asli, berasal dari bahan herbal yang dikeringkan kemudian digiling menjadi bubuk,” kata Inggrid.

Terkait manfaatnya, menurut Inggrid masih sama. Minuman serbuk tidak kehilangan kandungan manfaat seperti pada minuman yang berbahan herbal biasanya. “Jadi manfaatnya bisa dikatakan sama sebenarnya ya, tapi juga tergantung apakah pengeringan bahan segarnya itu benar,” kata dia. Inggrid menambahkan, jika minuman herbal serbuk itu sudah memiliki izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) seharusnya cara pengolahannya sudah benar.

Cara pengolahan yang dimaksud adalah simplisia, yaitu bahan herbal yang dikeringkan kemudian digiling menjadi bentuk serbuk. Perlu diketahui, cara pengolahan dan cara mengeringkan minuman herbal yang benar bisa berdampak pada kandungan manfaatnya. Kendati demikian, ada hal lain yang dapat mempengaruhi atau berdampak pada kandungan manfaat minuman herbal, semisal ada tidaknya kandungan gula di minuman herbal serbuk tersebut.

Minuman herbal instan Disebutkan bahwa minuman herbal instan biasanya diberi gula tambahan agar manis, sehingga saat masyarakat ingin menyeduhnya tidak perlu menambahkan gula. Padahal hal tersebut, imbuhnya bisa mengurangi manfaatnya. “Kalau yang instan itu banyak kadar gulanya (gula pasir) ini yang sebenarnya bisa mengurangi manfaat,” katanya. Sebagai bahan pertimbangan, Inggrid mengatakan ketika masyarakat hendak membeli minuman herbal serbuk bisa dicek terlebih dahulu kandungannya.

Sebisa mungkin, pilih yang tidak ada gula pasirnya. Lalu jika kesulitan menemukan minuman tanpa gula, pilih yang mengandung gula aren bubuk, karena menurutnya hal itu relatif lebih aman. “Kalaupun mau membeli yang sudah dalam bentuk serbuk, pilih yang tidak ada gulanya atau kalau susah mencari yang tidak ada gulanya, cari yang gulanya gula aren bubuk. Itu masih lebih bagus daripada gula pasir,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *