10 Daerah dengan Kasus Covid-19 Tertinggi di Indonesia dan Rencana sertifikat Vaksin

10 Daerah dengan Kasus Covid-19 Tertinggi di Indonesia dan Rencana sertifikat Vaksin – Indonesia melaporkan 31.753 kasus positif Covid-19 pada Sabtu (7/8/2021), lebih rendah dari hari sebelumnya. Dengan tambahan itu, total kasus infeksi Covid-19 di Indonesia sebanyak 3.639.616 kasus dengan 105.598 kematian. Dibandingkan bulan lalu, kasus aktif Covid-19 terus mengalami penurunan menjadi 497.824 kasus. DKI Jakarta masih menjadi provinsi dengan kasus positif terbanyak di Indonesia dengan 827.845 kasus, disusul Jawa Barat dan Jawa Tengah. Berikut 10 daerah dengan kasus Covid-19 terbanyak di Indonesia,:

1. DKI Jakarta Positif: 827.845 Meninggal: 12.710
2. Jawa Barat Positif: 631.728 Meninggal: 10.250
3. Jawa Tengah Positif: 405.112 Meninggal: 21.874
4. Jawa Timur Positif: 331.294 Meninggal: 22.361
5. Kalimantan Timur Positif: 127.848 Meninggal: 3.778
6.DIY Positif: 127.108 Meninggal: 3.764
7. Banten Positif: 119.422 Meninggal: 2.284
8. Riau Positif: 105.397 Meninggal: 2.844
9. Sulawesi Selatan Positif: 89.786 Meninggal: 1.485
10. Bali Positif: 83.989 Meninggal: 2.377

Rencana syarat sertifikat vaksin Covid-19, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan rencana pemerintah terkait kartu vaksin Covid-19. Kartu vaksin tersebut rencananya akan digunakan sebagai syarat untuk mengakses tempat umum. “Sekarang kita mau pelan-pelan orang yang mau masuk Malioboro harus punya kartu vaksin. Orang yang masuk Malioboro harus pakai ini (kartu vaksin),” kata Luhut. “Jadi nanti kalian pergi ke restoran tidak pakai ini, tolak. Belanja tidak pakai ini, tolak. Karena ini demi keselamatan kita semua,” tambahnya.

Ada sejumlah aktivitas publik yang mensyaratkan sertifikat vaksin, di antaranya adalah pengunjung hotel dan guest house, restoran, rumah makan, kafe, dan salon. Gubernur Anies Baswedan mengatakan, kebijakan tersebut diambil berdasarkan atas data efek vaksinasi terhadap tingkat keparahan dan risiko kematian akibat Covid-19 di wilayah DKI Jakarta. Aturan tersebut tertuang dalam SK Kadisparekraf Nomor 495 Tahun 2021 tentang Perpanjangan PPKM Level 4 pada Sektor Usaha Pariwisata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *