UPDATE Corona Global 24 Juni 2021: Urutan Negara dengan Kasus Covid-19 Terbanyak

UPDATE Corona Global 24 Juni 2021: Urutan Negara dengan Kasus Covid-19 Terbanyak – Pandemi Covid-19 yang melanda dunia belum berakhir, dengan sejumlah negara masih terus melaporkan kasus baru infeksi corona. Virus penyebab Covid-19 telah menginfeksi 180.331.914 orang di seluruh dunia. Dari jumlah tersebut, 165.059.958 kasus telah dinyatakan sembuh dan 3.905.308 orang meninggal akibat Covid-19. Lima negara kasus tertinggi

1. Amerika Serikat
Amerika Serikat masih menjadi negara dengan kasus Covid-19 terbanyak di dunia. Dilaporkan sebanyak 34.445.561 kasus infeksi virus corona terjadi di negara ini, dengan 28.843.610 kasus telah sembuh. Adapun kematian akibat virus corona di AS juga menduduki peringkat pertama secara global, dengan 618.181 kasus. Baca juga: Gejala Virus Corona Varian Delta yang Mendominasi Lonjakan Kasus Covid-19 di Indonesia…

2. India
Kasus infeksi baru masih terus dilaporkan di India, yang saat ini berada di posisi kedua negara dengan kasus tertinggi di dunia. Dalam satu hari terakhir, tercatat terdapat 54.319 kasus baru, membuat keseluruhan infeksi di negara ini sebanyak 30.082.169 kasus. Dari jumlah tersebut, 29.056.609 kasus telah sembuh dan 392.014 orang meninggal dunia akibat infeksi virus SARS-CoV-2.

3. Brasil
Brasil berada di posisi ketiga negara dengan kasus infeksi Covid-19 terbanyak di seluruh dunia. Berdasarkan data yang dilaporkan, virus corona telah menginfeksi sebanyak 18.169.881 orang di Brasil. Dari total kasus yang terjadi, sebanyak 16.483.635 orang dinyatakan pulih dan virus corona telah menewaskan 507.109 orang di negara ini.

4. Perancis
Perancis menjadi negara keempat dengan kasus Covid-19 terbanyak di dunia. Sejauh ini, dilaporkan bahwa virus corona SARS-CoV-2 telah menginfeksi 5.762.322 orang di negara ini. Sementara itu, paparan Covid-19 telah menewaskan 110.862 orang di negara ini.

5. Turki
Turki berada di posisi kelima negara dengan kasus infeksi terbanyak. Sejauh ini telah dilaporkan adanya 5.387.545 kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Dari jumlah tersebut, 5.248.862 orang yang terpapar virus telah sembuh dan 49.358 orang dinyatakan meninggal dunia akibat Covid-19.

Varian Delta bisa capai 90 persen kasus baru di UE Varian Delta, yang pertama kali terdeteksi di India, terkenal sangat menular. Menurut badan pengendali penyakit Uni Eropa (UE), varian ini bisa segera menjadi 90 persen dari kasus virus corona baru di blok tersebut. “Sangat mungkin bahwa varian Delta akan beredar luas selama musim panas, terutama di antara individu yang lebih muda yang tidak ditargetkan untuk vaksinasi,” kata Direktur Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa, Andera Ammon. Saat ini, varian Alpha yang pertama kali ditemukan di Inggris, menjadi jenis dominan yang beredar di UE. Ammon menyampaikan, varian Delta lebih menular dibandingkan jenis lainnya. Pada akhir Agustus, lanjut dia, jenis ini akan mewakili 90 persen kasus baru di UE.

Peringatan tersebut datang saat Rusia memperingatkan lonjakan kasus yang meledak, diperburuk rendahnya tingkat penyerapan vaksin. Inggris juga telah melihat varian Delta yang menjadi dominan, tapi telah dilindungi oleh kampanye vaksinasi yang berhasil. Inggris telah memvaksinasi 82,5 persen orang dewasa dengan setidaknya satu dosis dan 60 persen telah mendapatkan dosis penuh. “Sangat penting untuk maju dengan peluncuran vaksin dengan kecepatan yang sangat tinggi untuk menghentikan penyebaran varian dan mengurangi dampak kesehatan,” kata dia. Diperkirakan, varian Delta (B16172) sebesar 40-60 persen lebih menular dibandingkan varian Alpha (B117). Varian baru ‘Delta plus’ menjadi perhatian India menyatakan bahwa varian virus corona baru, yang diidentifikasi secara lokal sebagai Delta plus, menjadi perhatian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *