Cara Daftar Vaksinasi Covid-19 Bagi Warga DKI Yang Berusia 18+

Cara Daftar Vaksinasi Covid-19 Bagi Warga DKI Yang Berusia 18+ – Segera daftar vaksinasi Covid-19 demi kesehatanmu dan keluarga.Kini kamu bisa mendapatkan vaksinasi Covid-19 secara gratis. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), melalui Surat Edaran Kemenkes Nomor SR.02.04/II/1496/2021, menyetujui pelaksanaan vaksinasi COVID-19 untuk warga DKI Jakarta berumur di atas 18 tahun. Cara mendaftar vaksinasi COVID-19 tahap III di DKI Jakarta, menurut dr. Siti Nadia Tarmidzi, juru bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, sama seperti vaksinasi untuk lanjut usia (lansia). Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah memvalidasi vaksin Sinovac-CoronaVac Covid-19 dalam Daftar Penggunaan Darurat (Emergency Use Listing/EUL).

Vaksin ini telah digunakan di sejumlah negara untuk menangani Covid-19, termasuk di Indonesia. Keputusan ini diumumkan WHO lewat laman resminya, who.int pada Selasa, 1 Juni 2021. Hal ini menjadi lampu hijau penggunaan vaksin Sinovac dalam skema kerja sama global Fasilitas Covax untuk memenuhi kebutuhan negara-negara miskin akan vaksin.

” Dunia sangat membutuhkan beberapa vaksin Covid-19 untuk mengatasi kesenjangan akses yang sangat besar di seluruh dunia,” ujar Asisten Direktur Jenderal WHO untuk Akses ke Produk Kesehatan, Dr Mariangela Simao. Dia mendesak para produsen vaksin untuk bergabung dalam skema Fasilitas Covax. Sehingga dapat berbagi pengetahuan dan data mengenai pembuatan vaksinnya masing-masing. ” Serta berkontribusi menjadikan pandemi dapat dikendalikan,” kata Simao.

EUL WHO adalah prasyarat untuk pasokan vaksin Fasilitas Covax dan pengadaan internasional. Ini juga memungkinkan setiap negara untuk mempercepat persetujuan peraturan mereka sendiri dalam mengimpor dan mengelola vaksin Covid-19.

EUL menilai kualitas, keamanan, dan kemanjuran vaksin Covid-19, serta rencana manajemen risiko dan kesesuaian program, seperti persyaratan rantai dingin (cold chain). Penilaian dilakukan oleh grup evaluasi produk, yang terdiri dari ahli regulasi dari seluruh dunia dan Technical Advisory Group (TAG). Tim bertugas melakukan penilaian risiko-manfaat untuk rekomendasi independen tentang apakah suatu vaksin dapat didaftarkan untuk penggunaan darurat. Dalam kasus vaksin Sinovac-CoronaVac, penilaian WHO termasuk hasil inspeksi di tempat fasilitas produksi.

Produk Sinovac-CoronaVac adalah vaksin yang dibuat dari virus tidak aktif. Persyaratan penyimpanannya yang mudah membuatnya sangat mudah dan sangat cocok untuk pengaturan sumber daya rendah. Kelompok Ahli Penasihat Strategis WHO tentang Imunisasi (SAGE) juga telah menyelesaikan tinjauan mereka terhadap vaksin Sinovac. Berdasarkan bukti yang ada, WHO merekomendasikan vaksin untuk digunakan pada orang dewasa berusia 18 tahun ke atas. WHO juga merekomendasikan penggunaan dua dosis vaksin dengan jarak dua hingga empat pekan. Hasil efikasi menunjukkan vaksin Sinovac mencegah penyakit simtomatik pada 51 persen dan mencegah Covid-19 yang parah dan rawat inap pada 100 persen dari populasi yang diteliti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *