India Menghadapi ancaman Jamur Hitam, Apa Penyebabnya?

India Menghadapi ancaman Jamur Hitam, Apa Penyebabnya? – Selain menghadapi tsunami virus corona, India harus menghadapi ancaman penyakit lainnya yang juga mengkhawatirkan. Sejak awal Mei, dokter di India mulai meningkatkan kewaspadaan tentang peningkatan mukormikosis, infeksi langka dan berpotensi mematikan yang juga dikenal sebagai jamur hitam. Lebih dari 3.200 kasus jamur hitam sejauh ini telah tercatat di lima negara bagian Maharashtra, Madhya Pradesh, Haryana, Telangana dan Gujarat di India. Sebagian Kehilangan Matanya Maharashtra memiliki jumlah tertinggi, dengan lebih dari 2.000 kasus dilaporkan dan 800 dirawat di rumah sakit. Sedikitnya 90 orang telah meninggal karena penyakit di negara bagian itu. Gujarat telah melaporkan setidaknya 369 kasus hanya di satu rumah sakit. “Kami sekarang memiliki tantangan baru jamur hitam, kami perlu berhati-hati dan mempersiapkannya,” kata Perdana Menteri India Narendra Modi, Jumat (21/5/2021). Banyak dari mereka yang terinfeksi jamur hitam adalah pasien virus corona atau mereka yang baru saja pulih dari Covid-19.

Infeksi jamur hitam disebabkan oleh jamur yang terdapat di lingkungan lembab, seperti tanah dan dapat menyerang saluran pernapasan. Namun, penyakit itu tidak menular dan tidak menyebar dari orang ke orang. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat mukormikosis tidak berbahaya bagi kebanyakan orang, tetapi dapat menyebabkan infeksi serius di antara mereka yang memiliki kekebalan tubuh lemah. Jamur hitam biasanya menyerang sinus atau paru-paru setelah seseorang menghirup spora jamur di udara. Penyakit lalu mulai bermanifestasi sebagai infeksi kulit di kantong udara yang terletak di belakang dahi, hidung, tulang pipi, serta di antara mata dan gigi. “Kemudian menyebar ke mata, paru-paru dan bahkan bisa menyebar ke otak,” kata Kementerian Kesehatan India. Dokter spesialis kardiometabolik di Breach Candy Hospital, Mumbai, Dr Hemant Thacker mengatakan, Salah satu cara perjalanan mukormikosis adalah dengan menyerang pembuluh darah. Infeksi mukormikosis dikenal dengan sebutan jamur hitam karena mengubah jaringan tubuh menjadi hitam.

Sebelum pandemi, mukormikosis adalah kondisi yang jauh lebih umum di India di mana ini memengaruhi 14 dari setiap 100.000 orang di India dibanding dengan 0,06 per 100.000 di Australia. Secara global biasanya mukormikosis timbul akibat adanya produk yang terkontaminasi seperti linen rumah sakit, obat-obatan dan makanan kemasan. Namun laporan mukormikosis yang tersebar di India menunjukkan mukormikosis tidak berasal dari satu sumber yang terkontaminasi. Ringkasan mukormikosis terkait Covid-19 baru-baru ini menunjukkan 94 persen pasien merupakan penderita diabetes. Kondisi ini dapat mengganggu sirkulasi ke organ distal, kemudian menghasilkan apa yang disebut nekrosis atau kematian jaringan dan menjadi hitam. Karena itu, dinamakan infeksi jamur hitam. “Dalam kasus yang paling parah, infeksi dapat melewati pembuluh darah ke otak, berpotensi menyebabkan hilangnya penglihatan atau menciptakan lubang menganga di wajah,” kata dia. “Jika tidak dikendalikan, tidak diobati, itu dapat memiliki (tingkat) kematian dari 20 persen hingga 50 persen,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *