Perusahaan Mobil Alfa Romeo Kembali Meramaikan F1

Perusahaan mobil dengan merek dagang Alfa Romeo akan kembali meramaikan ajang Formula One (F1). Mereka kembali ke F1 untuk pertama kalinya setelah terakhir kali pada 1985 dan bergabung dengan tim Sauber.

Langkah ini memperkuat hubungan antara Sauber dan Ferrari. Sebagai informasi, Alfa Romeo berafiliasi dengan Fiat yang merupakan masih satu grup dengan Ferrari.

Fiat dan Ferrari memiliki bos yang sama dalam diri Sergio Marchionne. Pria berusia 65 tahun itu menggambarkan kerja sama ini sebagai perjanjian kemitraan teknis dan komersial untuk beberapa tahu mendatang.

Dengan kerja sama ini, Sauber akan memberikan kesempatan kepada pembalap didikan Ferrari, Charles Leclerc musim depan di ajang F1. Leclerc diketahui sebagai juara GP2 musim 2017.

Sementara itu, pos pembalap lainnya kemungkinan akan direbutkan oleh Marcus Ericsson dari Swedia atau pembalap cadangan Ferrari, Antonio Giovinazzi.

Ketua Sauber, Pascal Picci mengatakan: “Alfa Romeo memiliki sejarah kesuksesan yang panjang dalam balap grand prix F1, dan kami sangat bangga bahwa perusahaan yang terkenal secara internasional telah memilih untuk bekerja sama dengan kami untuk kembali ke puncak ajang balap mobil.”

“Bekerja sama dengan produsen mobil merupakan kesempatan besar bagi Sauber Group untuk lebih mengembangkan teknologinya dan proyek tekniknya,” lanjutnya.

Logo Alfa Romeo sebenarnya telah muncul di mobil Ferrari musim ini. Akan tetapi, ini akan menjadi keterlibatan tertinggi merek Alfa Romeo di F1 sejak terakhir kali pada 1985.

Sebelumnya, perusahaan mobil yang berbasis di Milan itu memenangi dua gelar F1 pertama di tahun 1950 dan 1951 dengan pembalap Giuseppe ‘Nino’ ??Farina dan Juan Manuel Fangio. Alfa Romeo menjadi tim terdepan dalam pada zaman awal F1 atau kejuaraan Eropa. Ketika itu Afa Romeo identik dengan driver legendaris seperti Tazio Nuvolari dan Achille Varzi.

Ferrari sendiri memulai kiprah di F1 bekerja sama dengan Alfa Romeo. Enzo Ferrari menjalankan mobil grand prix Alfa Romeo pada 1930-an sebelum kedua merek dagang tersebut jatuh sesaat sebelum Perang Dunia kedua. Ferrari kemudian memakai mereka sendiri mulai pada musim 1947. (BBC)