Orang Tua Anak penderita PJB Bersyukur di Komunitas LHC

Orang tua dari anak penderita Penyakit Jantung Bawaan (PJB) bersyukur telah bergabung dengan komunitas Little Heart Community (LHC). Sebuah komunitas yang peduli terhadap anak-anak penderita jantung bawaan.

Orang Tua Anak penderita PJB Bersyukur di Komunitas LHC

Salah satu orang tua yaitu JA Denni, ibu dari anak Muhammad Furqan mengaku jika dirinya senang bergabung di komunitas LHC.

“Saya senang banget bergabung dengan LHC, punya banyak teman berbagi pengalaman. Saya tidak merasa sendiri beda banget dengan sebelumnya.” Kata Denni saat ditemui di acara event sosialisasi LHC saat car free day, kawasan Jakarta Pusat, Minggu 28 Januari 2018.

Denni mengaku sudah setahun bergabung dengan LHC. Sebelumnya dia belum mengetahui keberadaan LHC hingga anaknya menginjak usia 3 tahun. Sebelum mengenal LHC Denni merasa sendiri dan merasa tidak ada tempat berbagi.

Namun setelah satu tahun bergabung, dirinya mengaku banyak mendapat teman berbagi dan informasi bermanfaat tentang merawat anak penderita jantung bawaan.

“Di sini jadi banyak teman, banyak saudara karena dari seluruh Indonesia bergabung, saling tukar informasi tentang cara merawat anak dari pasca dan sebelum operasi sampai yang sudah besar. Gimana kan karena memang perlu perlakuan khusus yang sedikit berbeda dengan anak normal,” jelas Denni.

Tidak hanya Denni, Sumiyati orang tua dari anak Muhammad Idhar juga merasakan manfaat yang sama setelah bergabung dengan komunitas LHC. Manfaat emosional seperti merasa tidak sendiri dan mendapat banyak teman dan saudara menjadi energi positif bagi dirinya.

“kalau saya sih senang menambah teman, banyak saudara di LHC, kita saling menguatkan juga berbagi informasi. kita banyak belajar dari senior yang lebih dahulu mengalami,” ungkap Sumiyati.