Muncul Varian Baru Covid-19 di Vietnam, Mudah Menyebar Melalui Udara

Muncul Varian Baru Covid-19 di Vietnam, Mudah Menyebar Melalui Udara – Kementerian Kesehatan Vietnam telah mendeteksi varian baru virus corona penyebab Covid-19 yang merupakan kombinasi dari varian B.1.617 dari India dan varian B.1.1.7 dari Inggris. Kombinasi varian itu diyakini dapat lebih mudah menyebar dengan cepat melalui udara. Setelah berhasil menahan penyebaran virus pada tahun lalu, Vietnam kini bergulat dengan peningkatan infeksi sejak akhir April 2021. Peningkatan tersebut menyumbang lebih dari setengah dari total 6.856 kasus yang dilaporkan. “Vietnam telah menemukan varian Covid-19 baru yang menggabungkan karakteristik dari dua varian yang ada yang pertama kali ditemukan di India dan Inggris,” kata Menteri Kesehatan Vietnam Nguyen Thanh Long.  Vietnam sebelumnya telah mendeteksi tujuh varian virus yaitu B.1.222, B.1.619, D614G, B.1.1.7, B.1.351, A.23.1, dan B.1.617.

Long mengatakan Vietnam akan segera mempublikasikan data genom dari varian yang baru diidentifikasi. Menurutnya, varian itu lebih mudah menular daripada jenis lainnya yang diketahui sebelumnya. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengidentifikasi empat varian SARS-CoV-2 yang menjadi perhatian global. Ini termasuk varian yang muncul pertama kali di India, Inggris, Afrika Selatan, dan Brasil. “Saat ini, kami belum melakukan penilaian terhadap varian virus yang dilaporkan di Vietnam,” kata Kepala Teknis WHO untuk Covid-19 Maria Van Kerkhove. “Kantor negara kami bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan di Vietnam dan kami mengharapkan lebih banyak informasi segera,” katanya.  Selama 2 minggu Diduga picu meningkatnya kasus Dari pemahaman WHO saat ini, varian yang terdeteksi di Vietnam adalah varian B.1.617 dari India dengan mutasi tambahan. Long menuturkan, varian baru menunjukkan virus menggandakan dirinya dengan sangat cepat dan mungkin dapat menjelaskan mengapa banyak kasus baru muncul di Vietnam.

Kementerian Kesehatan mengatakan, pemerintah sedang bekerja untuk mengamankan 10 juta dosis vaksin di bawah skema COVAX, serta 20 juta dosis vaksin Pfizer, dan 40 juta Sputnik V. Negara berpenduduk sekitar 98 juta orang sejauh ini telah menerima 2,9 juta dosis dan bertujuan untuk mendapatkan 150 juta tahun ini. Daerah penyebaran Dalam beberapa minggu terakhir, Vietnam telah mengkonfirmasi lebih dari 3.500 kasus baru dan 12 kematian, menjadikan total jumlah kematian negara itu menjadi 47. Sebagian besar transmisi baru ditemukan di Bac Ninh dan Bac Giang. Kedua provinsi itu merupakan zona padat dan kawasan industri, tempat ratusan ribu pekerja perusahaan besar, seperti Samsung dan Canon. Di Kota Ho Chi Minh, kota metropolis terbesar di negara itu dan rumah bagi 9 juta, setidaknya 85 orang telah dites positif sebagai bagian dari cluster di sebuah gereja Protestan. Para jamaah bernyanyi dan bernyanyi sambil duduk berdekatan tanpa mengenakan masker yang tepat atau melakukan tindakan pencegahan lainnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *