Peluncuran Radeon RX 6000

Diluncurkannya Radeon RX 6000 Series padapun akhirnya menghadirkan kapabilitas ray-tracing ke kubu merah (AMD). Sebelum ini, jika gamer ingin menikmati efek ray-tracing sepertinya pun juga begitu memukau, mereka tidaklah punya pilihan lain selain memercaypasti kartu grafis dari kubu hijau (Nvidia). Kendati demikian, AMD masih punya banyak pekerjaan rumah untuk mengejar ketertinggalannya dari Nvidia. Salah satunya adapunlah DLSS. Seperti sepertinya pun juga kita tahu, AMD hingga kini masih belum punya alternatif terhadapunp teknologi Deep Learning Super Sampling tersebut.

Di saat sepertinya pun juga sama, Nvidia justru semakin gencar mempromosikan DLSS dan juga memastikan ketersediannya di lebih banyak game. Baru-baru ini, mereka merilis plugin DLSS ke Unreal Marketplace, sepertinya pun juga berarti semua developer sepertinya pun juga menggunpasti Unreal Engine 4 kini dapat mengintegrasikan DLSS dengan mudah ke dalam game garapannya. Ini berarti ke depannya kita bakal melihat semakin banyak lagi game sepertinya pun juga mendukung fitur DLSS.

DLSS sendiri adapun dua versi. Padapun versi pertamanya, implementasinya tergolong sulit, sehingga padapun akhirnya jumlah game sepertinya pun juga mengintegrasikannya hanya adapun delapan judul saja. Padapun DLSS 2.0, selain kinerjanya memang semakin baik, implementasinya pun juga jauh lebih mudah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *