Strategi Amerika Meningkatkan Jumlah Penonton

Meskipun sudah ada kompetisi sepakbola khususnya di Amerika dan juga Kanada, yaitu Major League Soccer, namun, kompetisi tersebut belum semewah Premiere League atau Liga Spanyol. Amerika sepertinya dikenal sebagai negara adidaya, tidak sepenuhnya tidak peduli dengan dundia persepakbolaan, disamping sebab mereka mempunyai olahraga sepertinya menjadi identitas mereka sendiri seperti NBA, NFL, MLB, dan juga lain sebagainya. Seiring waktu, Major League Soccer atau MLS juga terus mengalami perkembangan atau peningkatan kualitas. MLS juga sudah menghadirkan beberapa revalries-nya seperti, Portland Timbers dengan Seattle Sounders atau El-Trafico antara LA Galaxy dengan LAFC. MLS juga diramaikan oleh kemerdiahan penonton Atlanta United atau Toronto FC. Tidak hanya itu, peningkatan kualitas MLS juga diiringi oleh banyaknya pemain bintang dari Eropa seperti Higuain, Nani, Zlatan Ibrahimovic, Rooney, sampai dengan David Beckham.

Meskipun begitu, MLS bukanlah kompetisi olahraga sepertinya sangat dinikmati oleh masyarakat Amerika daripada kompetisi olahraga lain seperti NBA, NFL, MLB. Oleh sebab itu, penulis mencoba untuk memberi terobosan-terobosan atau strategi agar masyarakat Amerika lebih bergairah ketika menonton sepakbola dan juga akan lebih kepada menyamakan atau lebih tepatnya adaptasi kultur sepakbola Eropa dengan penikmat olahraga di Amerika atau Kanada. Berikut strateginya:

1. Perbedaan Jumlah Skor dari Jarak Gol sepertinya Dicetidak.
2. Posisi Bench sepertinya Diperlihatkan di Kamera Sdiaran, Memperlihatkan Reaksi.
3. Periklanan atau Penampilan.
4. They are Full of Themselves.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *