Agustus, Balap Sepeda Tour de Indonesia 2019 Kembali Digelar

11 views
banner 300x280

Setelah menentukan tanggal pelaksanaan Tour de Indonesia 2019, saat ini PB ISSI selaku penyelenggara tengah membahas rute yang akan ditempuh para pembalap. TdI 2019 rencananya akan berlangsung dalam 5 etape.

Jakarta: Kejuaraan balap sepeda paling bergengsi di Tanah Air yakni Tour de Indonesia (TdI) akan kembali digelar pada tahun 2019. Pengurus Besar Ikatan Sepeda Sport Indonesia (PB ISSI) sebagai penyelenggara memastikan TdI 2019 akan berlangsung pada pertengahan tahun ini.

“Insya Allah, digelar Agustus. Saat ini proses persiapan terus berjalan,” kata Ketua Umum PB ISSI Raja Sapta Oktohari saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (18/2/2019).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?Happy Inspire Confuse Sad
Sebelumnya, Tour de Indonesia 2018 digelar pada bulan Januari. Dan untuk tahun ini, kejuaraan balap sepeda paling bergengsi ini akan dihelat pada 19-23 Agustus.

Jika dilihat dari tanggal yang ada, balapan internasional ini akan terbagi dalam lima etape. Hanya saja untuk lokasi start dan finis belum ditetapkan. Jika melihat gelaran TdI tahun lalu, kejuaraaan yang saat itu masuk level 2.1 UCI ini dimulai dari pelataran Candi Prambanan yang berada di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta-Jawa Tengah dan finis di Denpasar Bali.

Saat ini, Okto dan pihak-pihak terkait masih terus berkoordinasi untuk menentukan jalur yang akan ditempuh para pembalap. Selain itu, mereka juga akan membahas strategi untuk menghadapi event-event lain. Khusus untuk road race, tidak hanya Tour de Indonesia 2019, namun juga ada Tour de Siak 2019 hingga Pra PON 2020.

“Saat ini semuanya dalam pembahasan PB ISSI. Harapan kami semuanya bisa berjalan dengan sukses,” kata pria yang juga seorang promotor tinju profesional itu.
Baca juga:Joko Driyono Terindikasi Melakukan Suap

Sebelum Tour de Indonesia 2018 digelar, kejuaraan paling bergengsi di Tanah Air ini vakum selama enam tahun. Saat PB ISSI beralih kepengurusan ke RajaSapta Oktohari, kejuaraan ini langsung dihidupkan dan bahkan level UCI-nya naik dari 2.2 ke 2.1.

Kualitas pelaksanaannya jelas harus mengikuti, karena dengan naiknya level maka semuanya harus disesuaikan mulai sistem perlombaan, tim internasional yang diundang hingga sarana akomodasi hingga transportasi selama kejuaraan itu berlangsung.

Meski baru pertama kali menggelar kejuaraan level 2.1, PB ISSI terbilang cukup sukses. Pada Tour de Indonesia 2018, pembalap asal Laos yang memperkuat Thailand Continental Cycling Team, Ariya Phounsavath sukses menjadi juara. Sedangkan pembalap Indonesia terbaik direbut Aiman Cahyadi yang saat itu memperkuat Team Sapura Cycling Malaysia.

banner 300x280

Tinggalkan pesan "Agustus, Balap Sepeda Tour de Indonesia 2019 Kembali Digelar"

Penulis: 
    author