Indosat Tawarkan Obligasi dan Sukuk Ijarah Rp2 Triliun

41 views
banner 300x280

PT Indosat Tbk (ISAT) resmi menerbitkan penawaran umum obligasi berkelanjutan III tahap I 2019 untuk obligasi dan sukuk ijarah. Pada tahap ini perseroan menetapkan total nilai struktur keduanya sebesar Rp2 triliun.

President Director dan CEO Indosat Ooredoo Chris Kanter memaparkan nilai untuk obligasi pada tahap I ini ditetapkan sebesar Rp1,5 triliun dan untuk sukuk ijarah sebesar Rp500 miliar. Nilai tersebut masuk pada rencana program penawaran umum berkelanjutan III sebesar Rp10 triliun.

“Kami yakin bahwa obligasi maupun sukuk ijarah yang ditawarkan oleh perseroan dengan struktur yang menarik akan menjadi salah satu alternatif investasi,” ujar Chris di Auditorium Kantor Pusat Indosat Ooredoo, Jakarta, Kamis, 24 Januari 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?Happy Inspire Confuse Sad

Chris menyebut hasil penerbitan obligasi dan sukuk ijarah ini akan digunakan untuk mendanai pembelanja infrastruktur jaringan akses dan jaringan core. Perusahaan telekomunikasi dengan 64,1 juta pelanggan ini juga berencana mengembangkan infrastruktur IT. “Komposisi capital expenditure (capeks) paling besar untuk pembangunan base transceiver station (BTS), 85 persen untuk 4G,” ungkapnya.

Proses book-building akan dilaksanakan mulai 24 Januari 2019 hingga 6 Februari 2019. Chris mengharapkan tanggal efektif bisa didapatkan pada 19 Februari 2019 sehingga pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dapat dilakukan pada 1 Maret 2019.

“Obligasi dan sukuk ijarah ini merupakan bagian dari rencana jangka panjang keuangan perseroan dalam memenuhi pendanaan belanja investasi perusahaan. Kami harapkan hal ini dapat memberi dampak positif untuk pengembangan bisnis ke depan dan memberikan layanan terbaik kepada pelanggan,” ucapnya.

Penawaran obligasi dan sukuk ijarah kali ini perseroan menunjuk PT BCA Sekuritas, PT CGS-CIMB Sekuritas Indonesia, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, PT Indo Premier Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas, sebagai penjamin pelaksana emisi. Obligasi dan sukuk ijarah tahap I tersebut akan diterbitkan dalam 5 seri dengan denominasi Rupiah.

Adapun Seri A bertenor 370 hari dengan kupon yang ditawarkan sebesar 7,25-8,25 persen per tahun, kemudian Seri B bertenor 3 tahun dengan kupon 8,50-9,50 persen per tahun, lalu Seri C bertenor 5 tahun dengan kupon 8,75 -9,75 persen per tahun.

banner 300x280

Tinggalkan pesan "Indosat Tawarkan Obligasi dan Sukuk Ijarah Rp2 Triliun"

Penulis: 
    author