KBRI Yordania Memfasilitasi Pemulangan 6 orang PMI Bermasalah

25 views
banner 300x280

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Amman Yordania mendampingi enam Pekerja Migran Indonesia Bermasalah (PMIB) dari Amman, Yordania. Sebelumnya, mereka telah melalui kesepakatan penyelesaian permasalahan pada Selasa, 24 Juli 2018.

KBRI Yordania Memfasilitasi Pemulangan 6 orang PMI Bermasalah

Dubes RI untuk Kerajaan Yordania merangkap Palestina, Andy Rachmianto menyampaikan bahwa pemulangan ini sebagai wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan pelayanan kepada para pekerja migran.

“Mbak-mbak sepulangnya ke Indonesia, sebaiknya dipikirkan dalam-dalam bila ingin kembali bekerja dengan profesi yang sama di luar negeri, karena lapangan kerja di Indonesia juga semakin membaik,” kata Dubes Andy, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis, 26 Juli 2018.

Dia juga berpesan agar para PMI memanfaatkan gaji untuk modal usaha di kampung halaman masing-masing. “Kita harapkan jangan kembali lagi bekerja ke luar negeri. Gunakan uang yang sudah diperoleh dengan sebaik-baiknya untuk modal usaha dan berwirausaha. Jangan mudah dihasut orang-orang atau pihak lain yang tidak bertanggung jawab,” ucapnya mewanti-wanti.

Enam PMI yang berhasil dipulangkan tersebut, empat di antaranya bekerja antara 5-17 tahun dan belum pernah pulang ke Indonesia. Mereka sempat berpindah-pindah bekerja dengan beberapa majikan.

Sedangkan dua di antaranya, merupakan PMI yang telah lama kabur dari majikan, hingga akhirnya ditemukan oleh KBRI Amman dalam kondisi sakit berat, dan harus dibantu kepulangannya untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Sebagai bentuk kehadiran negara dalam pelayanan WNI/BHI, KBRI Amman selain melakukan upaya mediasi kasus dan pendampingan kepulangan, juga melakukan kunjungan penjara kasus-kasus kriminal maupun kasus-kasus pelanggaran imigrasi secara rutin.

Di hadapan awak media, Andy juga menyampaikan bahwa hingga Juli 2018, jumlah keseluruhan yang sudah direpatriasi sebanyak 81 orang. Dengan total remitansi dari Januari hingga Juli sebesar Rp1.944.061.089.

Dengan pemulangan ini, jumlah TKI yang masih menunggu prosesnya di Shelter Griya Singgah KBRI Amman berjumlah 15 orang. Meski begitu, diperkirakan jumlah ini tidak stabil dari waktu ke waktu.

“Diperkirakan (jumlah) ini dapat bertambah. Sebagai bentuk upaya pemerintah hadir dalam perlindungan WNI/PMI, KBRI Amman akan terus memperjuangkan hak-hak dan melindungi WNI/PMI yang masih ada di Yordania,” ucap Andy.

banner 300x280

Tinggalkan pesan "KBRI Yordania Memfasilitasi Pemulangan 6 orang PMI Bermasalah"

Penulis: 
    author